
Pertumbuhan data menjadi bagian dari operasional perusahaan. File kerja, database, backup, aplikasi, hingga data transaksi terus bertambah. Jika tidak dikelola dengan baik, kapasitas storage dapat semakin menipis dan mulai memengaruhi kebutuhan operasional perusahaan. Computer Weekly menjelaskan bahwa pertumbuhan volume data dapat berdampak pada kapasitas, performa, dan keandalan storage.
Storage yang mendekati kapasitas maksimum bukan hanya masalah ruang penyimpanan. Ketika kapasitas semakin terbatas, perusahaan dapat menghadapi beberapa kondisi seperti:
Karena itu, masalah storage sebaiknya ditangani sebelum kapasitas benar-benar habis.
Langkah pertama bukan langsung membeli perangkat storage baru.Perusahaan perlu mengetahui berapa kapasitas yang tersedia, berapa yang sudah digunakan, data apa saja yang memenuhi storage, serta seberapa cepat kebutuhan kapasitas bertambah. Pendekatan ini dikenal sebagai storage capacity planning.
Computer Weekly menyebut capacity planning sebagai proses untuk memahami kapasitas yang tersedia, penggunaannya, lokasi storage, serta kebutuhan resource berdasarkan pertumbuhan di masa depan. Dengan mengetahui pola pertumbuhan tersebut, perusahaan dapat menentukan kebutuhan infrastrukturnya dengan lebih tepat.
Solusi storage tidak selalu sama untuk setiap perusahaan. Beberapa langkah yang dapat dipertimbangkan adalah:
Periksa kapasitas yang tersedia, penggunaan saat ini, pertumbuhan data, dan jenis data yang tersimpan. Tujuannya adalah mengetahui apakah masalah berasal dari kapasitas yang memang sudah tidak mencukupi atau karena storage belum dikelola secara optimal.
Tidak semua data membutuhkan jenis storage dan performa yang sama. Data yang sering digunakan dapat ditempatkan pada storage dengan performa sesuai kebutuhan, sementara data yang jarang digunakan dapat dikelola dengan pendekatan berbeda. Computer Weekly juga membahas penggunaan data classification, tiered storage, migration, dan deduplication sebagai bagian dari strategi pengelolaan storage.
Jika pertumbuhan data memang terus terjadi, perusahaan membutuhkan storage yang dapat ditingkatkan kapasitasnya sesuai kebutuhan. Computer Weekly membahas pendekatan scale-up dan scale-out sebagai dua cara untuk menyesuaikan storage dengan kebutuhan kapasitas yang meningkat.
Jika storage sudah mendekati batas kapasitas dan pertumbuhan data terus meningkat, menunggu sampai benar-benar penuh justru dapat membuat perusahaan harus mengambil keputusan dalam kondisi mendesak.
Computer Weekly mencatat bahwa storage lama dapat mengalami keterbatasan dalam kapasitas, performa, scalability, dan kompatibilitas dengan kebutuhan aplikasi yang semakin baru. Proses upgrade juga dapat melibatkan instalasi, migrasi, dan go-live yang perlu direncanakan dengan baik.
Karena itu, keputusan untuk menambah atau memperbarui storage sebaiknya dilakukan berdasarkan kondisi infrastruktur dan proyeksi kebutuhan perusahaan, bukan hanya berdasarkan kapasitas yang tersisa.
Storage merupakan bagian penting dari infrastruktur IT perusahaan. Ketika kapasitas mulai menipis, yang perlu dilakukan bukan sekadar mencari tambahan ruang penyimpanan, tetapi memahami kebutuhan kapasitas, pertumbuhan data, performa, dan rencana infrastruktur ke depan.
CSS dapat membantu perusahaan mengevaluasi kebutuhan server dan storage, menyiapkan infrastruktur yang sesuai, melakukan instalasi dan konfigurasi, hingga mendukung data migration ketika perusahaan membutuhkan perubahan infrastruktur.
Storage perusahaan mulai penuh? Konsultasikan kondisi infrastruktur Anda sebelum kapasitas menghambat operasional.
(Sumber : www.computerweekly.com)
Business Park Kebon Jeruk Blok C1-12, RT.1/RW.5, Meruya Utara,
Kec. Kembangan, Kota Jakarta Barat, Jakarta 11620
Phone : +62 21 570 4789, Email : support@cssjakarta.com
© 2023 PT. CITRA SENTOSA SOLUSINDO
All rights reserved
© 2023 PT. CITRA SENTOSA SOLUSINDO
All rights reserved